PRIBAHASA
Selama ini kita ternyata tidak sadar atau entah tidak tau, ternyata banyak pribahasa pribahasa, kata kata atau ucapan yang ternyata menjadikan diri kita sebagai jiwa - jiwa yang lemah dan pada akhirnya berada dalam posisi ketertinggalan dan keterpurukan. Saya sering mendengar kata - kata dari banyak orang semisal "Biar miskin yg penting setia" atau "Biar miskin yang penting bahagia" dan entah kenapa ini bisa menjamur dalam masyarakat, Kenapa harus kata - kata itu yang terucap ? atau kenapa harus pribahasa itu yang harus jadi landasan ? Mari kita tilik lagi, pada realitanya apakah kita bahagia dengan hidup miskin ? apakah kita bisa setia dikasih pasangan yang miskin dan mau makan dengan garam saja seperti di sebuah bait lagu ? Selama ini kita sudah tahu bahwa kata dan ucapan adalah do'a, kenapa kita tidak berani mengucapkan "punya istri/suami yang cantik/ganteng, baik hati, kaya raya biar mati masuk surga" bukankah kata - kata tersebut lebih baik dari k...
Komentar
Posting Komentar