PRIBAHASA

Selama ini kita ternyata tidak sadar atau entah tidak tau, ternyata banyak pribahasa pribahasa, kata kata atau ucapan yang ternyata menjadikan diri kita sebagai jiwa - jiwa yang lemah dan pada akhirnya berada dalam posisi ketertinggalan dan keterpurukan.


Saya sering mendengar kata - kata dari banyak orang semisal "Biar miskin yg penting setia" atau "Biar miskin yang penting bahagia" dan entah kenapa ini bisa menjamur dalam masyarakat,


Kenapa harus kata - kata itu yang terucap ? atau kenapa harus pribahasa itu yang harus jadi landasan ?


Mari kita tilik lagi, pada realitanya apakah kita bahagia dengan hidup miskin ? apakah kita bisa setia dikasih pasangan yang miskin dan mau makan dengan garam saja seperti di sebuah bait lagu ?


Selama ini kita sudah tahu bahwa kata dan ucapan adalah do'a, kenapa kita tidak berani mengucapkan "punya istri/suami yang cantik/ganteng, baik hati, kaya raya biar mati masuk surga" bukankah kata - kata tersebut lebih baik dari kata - kata diatas.


Ternyata kita hidup dalam kemunafikan.


Satu lagu contoh pribahasa yang menurut saya melemahkan yaitu " Biar lambat asal selamat ", ini jelas sekali bahwa pribahasa ini sangat melemahkan, karna membuat kita jadi terpengaruh sehingga pola hidup dan cara berpikir kita menjadi lambat,


Disitu ada kata " asal " suatu kata do'a/permohonan atau permintaan artinya yang belum tentu terkabul atau terwujud untuk menuju " Selamat " dan masih dalam proses untuk menuju selamat yang belum tentu terjamin akan " Selamat ",


Kenapa kita tidak memakai saja kalimat atau pribahasa " Biar cepat asal selamat " saja, sehingga bisa memacu kita agar lebih semangat, agresif untuk mencapai tujuan toh sama - sama memakai kata " Asal " yang artinya sama - sama dalam permohonan, permintaan atau do'a, setidaknya kita sudah bisa memacu diri agar tidak ketertinggalan dalam semua hal,


" kalau lambatkan misalnya terjadi kecelakaan paling luka ringan .. " , disitu ada kata " paling " sekali lagi kita tidak tau kepastiannya, kita tidak tau lagi naik sepeda jalan pelan tiba - tiba ditabrak mobil truck dari belakang dan terlindas ban mobil akhirnya wasalam 😁, sementara lagi naik motor jalan ngebut nabrak mobil saking kerasnya dan orangnya terpental lalu jatuh diatas kasur orang yang lagi jemur kasur di depan rumahnya yang di pinggir jalan akhirnya selamat orangnya 😁. 


Jadi menurut saya jelas sekali kata - kata atau pribahasa diatas itu sangat melemahkan, sehingga kita hidup dalam kepasrahan tidak melatih diri untuk berpikir keras dan bekerja keras agar menjadi diri - diri dan jiwa - jiwa yang kuat dan tangguh.


Selama ini kita telah diwarisi kata kata, kalimat, pribahasa yang terdengar sepele namun berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, dan seolah - olah pribahasa - pribahasa itu tercipta dan terucapkan untuk melemahkan masyarakat dan bangsa ini yang menjunjung tinggi seni bahasa dan sastra.


Kita kembali lagi bahwa kata - kata/ucapan/pribahasa itu adalah do'a, oleh karenanya alangkah baiknya ucapan - ucapan kita lebih baik lagi agar menjadi acuan dan pacuan hidup untuk lebih semangat dan agresif lagi, toh pada akhirnya ucapan apapun itu terjadi atau tidaknya semuanya kita kembalikan atas dasar ridhoNya, yang terpenting kita sudah mengharapkan suatu yang lebih baik.


#Medi_chanel


 


   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A B C dan D untuk E ( Aku Bawakan Cinta dan Duit untuk Elsa )

HARI ESOK